Breaking News
Loading...
Friday, September 20, 2013

Intip Biaya Fantastis yang Dihabiskan Para Agensi Korea untuk Debutkan Sebuah Grup Idola

10:36 PM
 Intip Biaya Fantastis yang Dihabiskan Para Agensi Korea untuk Debutkan Sebuah Grup Idola


Korea Selatan kini memang menjadi sumbernya para grup idola. Bayangkan saja, dalam waktu satu tahun, kita bisa menyaksikan puluhan grup idola baru yang debut ke panggung musik. Meski terlihat mudah untuk mendebutkan sebuah grup, tapi tahukah kalian bahwa para agensi sebenarnya harus berusaha cukup keras untuk bisa membentuk sebuah grup idola k-pop?

Tak hanya mengenai konsep, para agensi pun harus menghabiskan biaya yang cukup fantastis ketika mereka akan mendebutkan sebuah grup idola baru. Di Industri musik Korea, untuk bisa mendebutkan sebuah grup, mereka harus menghabiskan dana sekitar 400 ribu dollar AS atau sekitar Rp 4,6 Miliar. Harga tersebut saja bahkan masih bisa dikatakan murah dan tak terlalu fantastis.


Di agensi besar, ongkos untuk membiayai para trainee setiap bulan saja bisa mencapai ratusan ribu dollar. Di agensi yang menaungi Wonder Girls, 2PM, dan miss A, JYP Entertainment harus menghabiskan sekitar 200 ribu dollar AS (sekitar Rp 2,3 Miliar) untuk melatih para trainee yang akan debut. JYP membayar untuk kelas bahasa Inggris, kelas latihan dance, kelas bernyanyi, asrama, dan lainnya untuk 40 trainee, dan setiap trainee menghabiskan biaya sekitar 5000 dollar AS atau sekitar Rp 60 juta.

Seorang perwakilan JYP Entertainment, Jung Wook mengungkapkan, “Masih banyak yang harus dilewati dalam kelas menyanyi, seperti nada dan kemampuan menyanyi mereka. Dan terdapat 70 kurikulum yang berisi detail pendidikan yang harus diterima oleh para trainee. Ini menghabiskan ongkos lebih dari 2 juta dollar AS (Rp 23 Miliar) setiap tahunnya.”

Hal yang sangat disayangkan adalah ketika sebuah agensi sudah menghabiskan angka yang fantastis untuk membiayai para trainee asuhannya untuk debut, namun sayangnya apa yang diusahakan tak sesuai dengan hasilnya. Contohnya adalah para rookie yang debut dengan biaya yang mahal, namun popularitas yang diterima tak sebanding dengan apa yang telah diperjuangkan. Bisa dikatakan, hampir semua agensi harus menerima resiko kerugian yang cukup besar, terutama bagi agensi yang tak terlalu besar. Gimana menurut kalian?



Cr:dreamersradio

0 comments:

Post a Comment

 
Toggle Footer